Karya: Ira Yusfi Selamat malam tuan jahanam…Genderang perang kau tabuhkan,Sementara Aku sedang menggali kuburuntuk makam yang akan bernisan namamu,Ya, diContinue Reading

bansos digelontorkan lagiRp 496 triliundi atas mejayang tak kita duduki di layar kacaberas, minyak,gula, wajah menteri tapi di lorongibu-ibu menakarapaContinue Reading

Luka sejarah purbamelembabdalam bayang gelapdiperkelamtanpa disuluh Bayang palu-aritdiburu pagi soresulutan paranoiaberjuluk trauma “Neurosis kolektif,”kata Fromm tenang,“memarahkala takut jadi pasal.” PencintaContinue Reading

Bukan ladang minyak,bukan peta tanah.Tapi sumur kecil,mengering di pagi. Telaga memucat,pantulkan mata merah.Peta diklaimatas setetes liur. Si kaya menampung,si miskinContinue Reading

Puisi Mulyadi J. Amalik Aku mengirim puisi petisi hujan. Agar kita merekam lagu awan setiap musim dingin. Taat mendengarkan perubahanContinue Reading

ENERGI( Catatan kecil buat Jaker)Kibaran benderaTinggiTinggiDipeluk awan hitamTerompet pagiPenggugah energiDiredam suara gagakPerjuangan panjangMerebut ruang.*(Putu Oka Sukanta,Rmangun 12.05.2025).Continue Reading