Jakarta — Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menerima kunjungan dari Partai Amanah Negara Malaysia pada Rabu, 26 November 2025, di kantor DPP Partai PRIMA. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai PRIMA, Mayjen (Purn.) R. Gautama Wiranegara.

Dalam pertemuan tersebut, Gautama menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan dari Partai Amanah Negara. Ia juga memperkenalkan Partai PRIMA dengan menjelaskan sejarah berdiri serta program perjuangannya. Selanjutnya, Gautama memaparkan posisi politik Partai PRIMA yang saat ini berada dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo dan tengah menggenjot program perjuangan yang disebut “lawan Serakahnomics”, istilah yang dipopulerkan Presiden Prabowo. Program ini menentang tiga hal utama, yakni imperialisme asing, oligarki, dan birokrat korup.

“Partai PRIMA merupakan partai baru yang dideklarasikan pada 1 Juni 2021 dan dipersiapkan untuk mengikuti Pemilu 2024 dengan mengusung sejumlah program kerakyatan. Kami selalu menggaungkan slogan ‘Partainya Rakyat Biasa’,” ujar Gautama.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Partai PRIMA didirikan oleh berbagai organisasi massa lintas sektor, antara lain: sektor mahasiswa melalui LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), sektor buruh melalui FNPBI (Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia), sektor petani dan nelayan melalui STN (Serikat Tani Nelayan), sektor kebudayaan melalui JAKER (Jaringan Kebudayaan Rakyat), serta sektor rakyat miskin kota melalui SRMI (Solidaritas Rakyat Mandiri Indonesia).

Organisasi-organisasi tersebut berhimpun dan mendirikan alat politik alternatif karena menyadari bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan hajat hidup orang Indonesia diputuskan di sektor politik. Hingga saat ini, menurut Gautama, sistem ekonomi-politik Indonesia masih berada dalam kungkungan Serakahnomics, yang dianggap sebagai musuh bersama dan harus dilawan.

Dalam Pemilu 2024, Partai PRIMA sempat mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu, namun tidak lolos dalam tahapan verifikasi faktual. Meski demikian, pada pemilihan presiden, Partai PRIMA terlibat dalam koalisi bersama sejumlah partai politik untuk memenangkan Presiden Prabowo. Ketua umum Partai PRIMA kemudian diangkat sebagai Wakil Menteri Sosial.

Gautama berharap pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama politik dan menyinergikan program antara Partai PRIMA dan Partai Amanah Negara Malaysia.

Sementara itu, perwakilan Partai Amanah Negara yang terdiri dari Ketua Partai Amanah Kedah, Asmirul Anuar Aris, Johar Abdullah, dan Basir Haji Ismail, menyampaikan rasa bahagia atas keterbukaan Partai PRIMA dalam menerima kunjungan mereka. Mereka menilai bahwa keterlibatan berbagai organisasi massa dalam pembangunan Partai PRIMA merupakan hal yang menarik dan belum dimiliki oleh Partai Amanah Kedah.

Menurut mereka, di Kedah banyak anak muda yang tidak berpartai karena negara membiayai sebagian besar kebutuhan mereka, sehingga cukup sulit melibatkan mereka, baik sebagai pemilih maupun sebagai pengurus partai di tingkat bawah.

Mereka juga menjelaskan situasi politik di Malaysia serta sistem pemilu yang berlaku di negaranya. Selain mengunjungi Partai PRIMA, mereka turut mengadakan pertemuan dengan beberapa partai politik di Indonesia dalam rangka mengonsolidasikan jejaring politik lintas ASEAN untuk membangun kerja sama ke depan.

Acara silaturahmi ditutup dengan pemberian cenderamata dari DPP Partai PRIMA yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai PRIMA. Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh Wakil Ketua Umum Wahida, Wakil Sekretaris Jenderal Ansyar, Ketua Umum JAKER Annisa, Sekretaris Jenderal LMND Julfikar, Wakil Ketua Umum LMND Agung Trianto, Koordinator Partai PRIMA Wilayah Papua Jefri Ane, Sekretaris Jenderal FNPBI, serta Bendahara Umum Siti Rahmawati B. Razak.

Keterangan Gambar Utama:

Foto Kunjungan Partai Amanah Negara Malaysia ke Kantor DPP Partai Prima (Sumber: Dokumen Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *