Karya Maria Prima 

Kubilai Khan menaklukkan tanah,

lalu menghitung rakyat
dalam angka-angka pajak.

Hari ini pedang telah berganti
menjadi meja,

stempel,
data,
dan kebijakan.

Lalu Ibu Dewan berkata :
Rakyat harus membayar lebih.

Barangkali benar,
Sebuah negara membutuhkan biaya.

Tetapi sejarah selalu menyisakan pertanyaan :

Siapa yang membayar kekuasaan,
dan siapa yang menikmati hasilnya?

Di antara pajak dan kuasa,
Civil Legion berdiri
Bukan sebagau pasukan bersenjata,
Melainkan kesadaran
Bahwa rakyat pun bisa terorganisasi.

Sebab rakyat yang tercerai
Mudah dihitung,
Mudah dipungut,
Mudah diatur.

Tetapi rakyat yang sadar
dan bergerak Bersama.

bukan lagi sekadar angka
di dalam neraca negara.

Mungkin inilah wajah baru kekuasaan:

Kubilai Khan mengajarkan
Bagaimana manusia ditaklukkan
Menjadi sebuah sistem.

Civil Legion mengajukan pertanyaan sebaliknya:

Kapan manusia
Berhenti menjadi objek sistem
Dan mulai menjadi
Kekuatan yang mengawasi sistem?

Dan kepada Ibu Dewan,
Barangkali rakyat tidak selalu menolak membayar.

Rakyat hanya ingin tahu:

Setelah kami membayar,
Siapa yang harus mempertanggungjawabkan
Kekuasaan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *